March 04, 2019

author photo
Jauh sebelum era smartphone Android dan iOS populer sekarang ini, handphone jadul atau featured phone pernah menjadi primadona para pengguna handphone jaman dulu. Dengan tampilan yang sangat sederhana dan fitur seadanya, namun sangat bisa diandalkan untuk alat komunikasi jarak jauh yang efektif.

Banyak raksasa brand atau merek handphone yang dulu sangat terkenal di Indonesia, namun saat ini sudah sangat jarang orang yang memakai merek handphone mereka lagi. Salah satu faktornya karena keterlambatan mereka mengikuti perkembangan teknologi smartphone saat ini.

Sebut saja Nokia yang "keukeuh" mempertahankan Symbian yang disebut-sebut mereka sebagai sistem operasi terbaik, dan mereka tidak mau mengadopsi Android yang kenyataannya adalah sistem operasi paling banyak digunakan saat ini.

Namun ada juga merek handphone yang saat ini masih bertahan statusnya sebagai raja merek handphone dunia seperti Samsung. Samsung masih bisa bertahan dengan banyaknya gempuran perusahaan-perusahaan asal Tiongkok seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Namun pesaing terberatnya saat ini ialah iPhone smartphone milik Apple.

Berikut Nostalgiaan rangkum beberapa merek handphone jadul yang sangat populer di Indonesia.

1. Siemens

Siemens Logo
Sumber foto: admedo

Siemens merupakan merek handphone asal Jerman yang terkenal kuat dan bandel, di Indonesia handphone Siemens pernah menjadi trendsetter di kalangan anak muda kala itu. Tipe handphone Siemens yang pernah populer di Indonesia diantaranya C45, C55, A55, M55, M65, dll.

Siemens sempat diakusisi oleh BenQ perusahaan asal Taiwan pada tahun 2005, namun karena angka penjualan yang terus menurun dan kalah persaingan dengan rival-rivalnya, akhirnya BenQ-Siemens mengalami kebangkrutan pada tahun 2006.

2. Motorola

Motorola Logo
Sumber foto: salientcrgt

Motorola merupakan merek handphone asal Amerika Serikat yang terkenal dengan keunikan desain handphone nya. Sebut saja Motorola Aura, C115, Accompli 009, dan StarTac Rainbow yang memiliki desain handphone yang sangat unik.

Diambang kebangkrutan, Motorola sempat diakuisisi oleh Google pada tahun 2011 dan dibeli oleholeh Le pada tahun 2014 sampai sekarang. Walaupun tidak setenar dulu, Motorola masih mencoba peruntungannya lewat perilisan smartphone-smartphone terbaru mereka.

3. Samsung

Samsung Logo
Sumber foto: openconnectivity

Samsung merupakan merek handphone asal Korea Selatan yang masih bisa bertahan dari banyaknya gempuran smartphone canggih seperti sekarang ini. Samsung juga merupakan salah satu saingan terberat Nokia bersama dengan Sony Ericsson kala itu.

Walaupun semua produk Apple menggunakan sistem operasi iOS yang berbeda dengan Samsung yang menggunakan Android. Namun, Apple merupakan saingan terberat Samsung saat ini. Dan kebanyakan orang Indonesia kalangan atas lebih memilih Apple iPhone atau Samsung Galaxy S Series untuk kebutuhan gadget mereka.


4. Sony Ericsson

Sony Ericsson Logo
Sumber foto: kisspng

Sony Ericsson adalah penggabungan dua perusahaan Sony dari Jepang dan Ericsson dari Swedia. Handphone yang diproduksi Sony Ericsson terkenal dengan keunikan desain dan fitur-fitur yang dibawanya. Handphone yang populer diantaranya W550, V880, W880I, dll. Tidak hanya memproduksi handphone, Sony Ericsson juga pernah memproduksi Walkman yang sangat hits pada jamannya.


Tahun 2012 saham Ericsson dibeli sepenuhnya oleh Sony, dan berganti nama menjadi Sony Mobile Communications Inc. Melalui handphone seri Xperia nya, saat ini Sony masih eksis di industri smartphone seperti sekarang ini, walaupun tidak sepopuler dulu.

5. Nokia

Nokia Logo
Sumber foto: onetechstop

Nokia merupakan merek handphone asal Finlandia yang sangat populer di Indonesia. Semua pengguna handphone jadul pasti pernah memiliki handphone Nokia yang terkenal kuat dan awet ini. Handphone Nokia yang paling populer diantaranya yaitu 3310, 2300, 1100, 7610, 5300, N-Gage, dan masih banyak lagi.

Karena keangkuhannya dengan Symbian, Nokia harus rela mencopot statusnya sebagai merek handphone nomor satu didunia dan perlahan mengalami kebangkrutan. Walaupun tahun 2013 sempat diakuisisi oleh Microsoft, namun tidak dapat mengembalikan kedigdayaan Nokia.

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post